Hallobogor.com, Bogor – Megaproyek pedestrian seputar Kebun Raya Bogor (KRB) sedang dalam proses pengerjaan. Proyek senilai Rp 32 miliar yang dibiayai APBN ini ditargetkan akan rampung pada 22 Desember 2016 nanti.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bogor, Sultodi Mahfud mengatakan, pendestrian tahap pertama sepanjang 600 meter telah bangun pada tahun 2015. Tahun ini pengerjaan untuk fasilitas pejalan kaki dan jalur sepeda itu serentak terbagi dalam lima kelompok. Diantaranya, pendestrian Jalan Pajajaran panjang 348 meter dan lebar 7 meter.

“Pendestrian Jalan Jalak Hatupat panjang 1.040 meter dan lebar 5 meter. Pendestrian Jalan Juanda panjang 1.686 meter dan lebar 2,5 meter untuk fasilitas pejalan kaki, sedangkan jalur sepeda 1,2 meter gunakan lajur jalan 1,2 meter. Pendestrian Ottista panjang 700 meter dan lebar 7 meter,” rinci Sultodi di Balaikota Bogor, seperti dikutip Halloapakabar.com, selasa (09/08/2016).

Dia juga menjelaskan, terdapat pelebaran pada jembatan Ottista 2 bentangan 12 meter dan lebar 6 meter dengan rincian 2 meter bagian kiri dan 4 meter bagian kanan jembatan. Selain itu, ada penbuatan Tembok Penahan tanah (TPT) sepanjang 100 meter dengan tinggi 3,5 meter. “Proyek dimenangkan kontraktor PT. Wiralika Sejati senilai Rp 32 miliar dengan pengerjaan selama 150 hari kalendar mulai 26 Juli sampai 22 Desember 2016. Sumber anggaran dari DAK,” urainya.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Nana Yudiana mengatakan, pihaknya rutin melakukan koordinasi dengan konsultan pengawasan dan kontraktor. “Ada jalur kabel akan dimasukan ke box utilitas cukup besar ukuran 1,5 meter. Ini juga kami persiapkan untuk jaringan kabel PLN, Telkom dan PDAM,” singkat Nana.

Dalam kesempatan ini, Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan, pendestrian merupakan upaya selangkah target Kota Bogor ramah pejalan kaki. Personil Satpol PP dan DLLAJ dengan Park Ranger akan ditempatkan untuk pengawasan pendestrian nantinya. Park Ranger direncanakan tidak di Satpol PP tapi menginduk ke DKP Kota Bogor langsung. “Kami mendesain ini menjadi ruang publik, pedestrian lain juga dipastikan kedepannya,” tuntasnya. (hrs/cep).