Hallobogor.com, Bogor – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong Usaha Kecil Menengah (IKM) sepatu anak untuk meningkatkan produktivitas sehingga dapat memperluas pasar dan penjualan.

“Produksinya disiapkan terlebih dahulu. Begitu bisa meningkat produksinya, maka penjualannya akan lebih mudah,” kata Mendag Enggartiasto saat mengunjungi UKM sentra sepatu bayi di Kampung Cilubung, Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019).

Menurut Enggartiasto, UKM tersebut memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi, sehingga perlu diidentifikasi berbagai kebutuhan untuk mendukungnya.

“Kalau soal produksi, kita lihat apa yang dibutuhkan. Apakah mesin atau modal, kalau modal nanti bisa lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ungkap Enggartiasto.

Menurutnya, produk sepatu bayi yang dihasilkan UKM di Cilubung saat ini masih didistribusikan di dalam negeri, terutama di Jakarta, Bandung dan sekitarnya.

Industri alas kaki merupakan salah satu sektor manufaktur andalan yang mampu memberikan kontibusi besar bagi perekonomian nasional.

Hal ini tercemin dari pertumbuhan kelompok industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki yang mencapai 9,42 persen pada tahun 2018 atau naik signifikan dibandingkan tahun 2017 sekitar 2,22 persen.

Capaian tahun lalu tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional di angka 5,17 persen. (spg)