Hallobogor.com, Tamansari – Ratusan kader Partai Persatuan Indonesia (Perindo) se-Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Bogor mengikuti Latihan Kader Dasar (LKD) di GOR Kecamatan Tamansari, Sabtu (19/3/2016). Militansi dan profesionalisme mereka “dipecut” untuk membangun Kabupaten Bogor agar lebih sejahtera.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Bogor, Ade Wardhana Adinata,mengatakan, sejahtera itu masyarakat bisa mengakses semua fasilitas; pendidikan, kesehatan, dan mudah dapat modal untuk daya beli ekonomi.

Menurutnya, kekosongan Wakil Bupati, besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kabupaten Bogor sekitar Rp1,1 triliun, dan masih banyak warga miskin adalah bukti bahwa Kabupaten Bogor belum sejahtera dan memerlukan perbaikan di mana-mana.

“Sudah saatnya kita berubah. LKD salahsatu jalan demi perubahan nasib dan keadaan. Ada kepentingan yang lebih luas, yakni kesejahteraan masyarakat. Apakah kita mampu? Mampu. Karena APBD kita Rp6,7 triliun, sebanding dengan APBD Provinsi Sumatera Utara dan provinsi lain. Jangan hanya dinikmati segelintir golongan,” tegasnya.

Ade menjelaskan, sedikitnya ada tiga landasan utama untuk mengubah nasib Kabupaten Bogor. Pertama, pemimpinnya harus fighter dan peduli dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Jangan lagi sekadar seremonial yang dielu-elukan.

Kedua, perlu pembenahan sistem secara komprehensif dan transparan ditambah peningkatan kesejahteraan pegawai dan peningkatan pengawasan. Ketiga, penegakan hukum tanpa pandang bulu. “Funishment and reward dijalankan. Dan masyarakat harus berani menegur pemimpin yang salah,” ujarnya membakar semangat kader.

Terkait pencalonannya menjadi Bupati Bogor pada 2018 nanti, Ade mengaku akan bersikap realistis.

“Saya tidak ingin memasaksakan kehendak harus saya yang jadi bupati. Jujur saja, kalau ada sosok yang lebih baik, saya siap mundur dan mendukungnya. Tapi faktanya sekarang saya melihat belum.Buktinya sampai sekarang kursi Wabup kosong,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga menyampaikan bahwa dirinya mempersilahkan bagi siapa saja untuk bergabung dengan Perindo. “Kami tidak ingin memaksa. Siapa saja yang mau bergabung ke Perindo saya sarankan untuk sholat istikharah. Dan bagi yang simpati tetapi tidak ingin masuk ke Perindo seperti PNS, TNI, Polri atau pengusaha, kami menyediakan wadahnya yaitu sejenis ormas yang kami namakan Baladewa, Balad Ade Wahardana,” imbuhnya.

Selain mendapatkan arahan dari Ade Wardhana Adinata, ratusan kader digojlok oleh pengurus DPP dan DPW Perindo Jabar.

Acara LKD Kader Perindo pertama di Jawa Barat ini digagas Koordinator Perindo Dapil 3, Yudia. Acara ini dihadiri pula oleh Camat Tamansari Achmad Sofyan, Kapolsek Tamansari, dan Ketua Baladewa Yurizal.(cep)