Hallobogor.com, Bogor – Waskita Toll Road (WTR) selaku anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WK) resmi menguasai PT Trans Jabar Tol (TJT) setelah meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 81,64%. Trans Jabar Tol adalah pengembang proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 54 kilometer (km).

“Waskita Toll Road mengambil alih saham PT Graha Multitama Sejahtera (GMS) dan membeli saham PT Karya Perkasa Insani (KPI) pada Trans Jabar Tol,” ungkap Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Hadi Susilo, seperti dikutif dari Berita Satu.

Jalan tol dengan masa konsesi selama 45 tahun itu akan melintasi dua kota, yaitu Bogor dan Sukabumi, serta dua Kabupaten, yaitu Bogor dan Sukabumi.

Jalan tol Ciawi-Sukabumi dibangun secara bertahap per seksi. Seksi I Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km, Seksi II Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,7 km, dan Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km.

Sebelumnya, Waskita Karya melalui Waskita Toll Road mengakuisisi 38,5% saham PT Waskita MNC Transjawa Toll Road (WMTTR) dari PT Sembilan Benua Makmur, perusahaan milik PT MNC Toll Road.

Akuisisi tersebut menjadikan Waskita Karya menjadi pemegang saham pengendali PT Waskita MNC Transjawa Toll Road dan sekaligus mendilusi seluruh kepemilikan saham Grup MNC pada perusahaan tol tersebut.

Hadi Susilo mengatakan, setelah akuisisi, kepemilikan saham Waskita pada WMTTR mencapai 99,99%. Sisanya sebesar 0,01% dimiliki oleh Koperasi Waskita.

Sementara itu, Sekda Pemprov Jabar, Iwa Karniwa, mengatakan, proyek jalan tol Bocimi membutuhkan sekitar 49 hektar dan saat ini sudah 98, 64 persen sudah dibebaskan.

“Di Jawa Barat sendiri saat ini ada 14 jalur tol yang sudah dan sedang digarap,” katanya di sela acara serah terima aset yang terkena proyek tol Bocimi ke Pemkot.(cep)