Hallobogor.com, Bogor – Selama 26 tahun berpisah, organisasi Muda Waskita menggelar temu kangen. Kegiatan yang dilaksanakan di Kebun Raya Bogor, Minggu (8/4/2018) ini diharapkan bisa menyambung kembali silaturahmi, mempererat persaudaraan, memghasilkan hal positif, dan membenahi organisasi.

Andri selaku panitia temu kangen, mengatakan, organisasi Muda Waskita awalnya adalah anak-anak komplek Pusdik Intel di Jalan Semeru. “Waskita sendiri artinya sakti. Anggota Waskita sendiri sebanyak 180 kepala keluarga juniornya. Nantinya pada saat deklarasi akan kita undang semua dengan jumlah kurang lebih 300 orang,” ungkapnya.

Andri menjelaskan, organisasi Muda Waskita bertujuan untuk menyatukan kembali kekeluargaan serta ingin membantu anggota dari segi ekonomi serta bisa menampung berbagai keahlian.

Ketua Muda Waskita, Destyono, menambahkan, Muda Waskita sendiri kinerjanya lebih kepada kegiatan sosial dan pemberdayaa UMKM, pertanian, pendidikan, dan ekonomi. “Intinya berbasis kegiatan bakti sosial dan untuk anggaran kegiatannya sendiri dari swadaya anggota Muda Waskita,” ujarnya.

Muda Waskita, kata Destyono, ke depan akan dibentuk secara resmi dan berbadan hukum. Langkah ini telah dimulai dengan mendaftarkan diri ke Kantor Kesbangpol Kota Bogor dan melengkapi dengan berbagai persyaratan lainnya.

“Kami akan mengadakan Rapat Kerja (Raker) untuk menentukan langkah strategis ke depan. Yang jelas dengan pengkaderan ini kami ingin memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan bermitra dengan Pemkot Bogor,” tandasnya.

Terkait tahun politik, kata Destyono, Muda Waskita akan lebih fleksibel dan akan memilih figur yang terbaik. “Kami mempunyai hak pilih. Kami berharap bisa menentukan suara yang tidak salah nantinya. Walaupun kami tidak ikut politik praktis tapi lebih kepada relawan dan kami tidak bisa pungkiri bahwa kita tidak bisa lepas dari politik,” jelasnya. (dns)