Hallobogor.com, Bogor – DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Bogor secara resmi membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor jelang Pilkada serentak Juni 2018. Pendaftaran dibuka sejak Minggu (12/9/2017). 

Formulir pendaftaran bisa diambil di Kantor DPD NasDem Kota Bogor di Jalan Perikanan Darat, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, mulai tanggal 12 September dan pengembalian tanggal 18 September 2017.

“Partai NasDem pada penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2018 ini dipastikan tidak ada mahar atau kutipan biaya dari para calon. Prosesnya silakan datang untuk mengambil formulir, dengan mengisi kelengkapan administrasi dan dikembalikan sesuai waktu yang ditentukan tim penjaringan,” ujar Ketua DPD Partai NasDem Kota Bogor, Ayu Listy Notonegoro.

Sekretaris DPD Nasdem Kota Bogor, Firdaus atau biasa disapa Roy, mengemukakan beberapa bakal calon wali kota dari partai lain sudah ada yang berkomunikasi dengan NasDem untuk ikut penjaringan, namun tidak menutup kemungkinan ada potensi dari nonpartai. 

“Untuk bakal calon dari kalangan birokrat kami harapkan agar jangan malu-malu untuk muncul dalam kancah Pilwalkot mendatang. Kami juga sudah mengetahui nama-nama seperti Aim Halim Permana, Edgar Suratman, dan Saeful Anwar yang seharusnya siap untuk memimpin Kota Bogor ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, karena NasDem baru memiliki satu kursi di DPRD maka tidak cukup untuk mengusung calon sendiri. Sehingga, NasDem Kota Bogor harus melakukan koalisi dengan parpol lain.

Sementara menurut Dewan Penasihat DPD NasDem Kota Bogor, Adhi menegaskan, kesiapan DPD NasDem Kota Bogor dalam proses penerimaan pendaftaran bakal calon, akan menampung seluruh pendaftar, setelah itu akan dilakukan verifikasi berkas-berkas pendaftar.

“Nanti akan ada kriteria penilaian bagi bacalon wali kota dan wakil wali kota berdasarkan aturan mekanisme partai. Di antaranya ada fit and proper test, interview, dan pembuatan komitmen pakta integritas, hingga mengerucut menjadi tiga nama calon kuat. Baru kita setor ke DPP NasDem untuk ditentukan siapa calonnya yang tepat sesuai dengan harapan masyarakat dan partai, bersih jujur dan adil,” pungkasnya.(dns)