Hallobogor.com, Bogor – Olympic Grup yang selama ini dikenal masyarakat bergelut dalam bisnis furniture, kini merambah ke bisnis property. Tak tanggung-tanggung, ekspansi besar-besaran digarap dengan membangun megaproyek Olympic City.

Groundbreaking infrastruktur kawasan Olympic City seluas 30 hektare di jantung Kota Bogor tepatnya di Kelurahan Cibuluh, Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, dilaksanakan bertepatan dengan HUT Olympic ke-39 atau Hari Bangkit Olympic Group setiap tanggal 29 November. Proses simbolisasi dilakukan founder Olympic Development Au Bintoro, Wali Kota Bogor Bima Arya, serta pihak developer terbesar di Cina yakni China Construction Third Engineering Bureau co, LTD.

Founder Olympic Development, Au Bintoro, mengatakan, Olympic City dikonsep menjadi sebuah kota kecil yang di dalamnya terdapat berbagai sarana dan fasilitas lengkap (on stop living) terbesar di Bogor. “Olympic City merupakan hunian modern yang terintegrasi dengan kawasan Central Business District (CBD). Di dalamnya akan ada rumah sakit, hotel, pusat kuliner, pemukiman 130 landed house dan vertikal, perkantoran, pendidikan, green area, dan lain-lain. Olympic City akan jadi monumental karena akan terdapat bangunan-bangunan wow. Ini akan jadi kebanggaan Kota Bogor ke depan,” terangnya.

Au Bintoro menjelaskan, megaproyek Olympic City ditarget rampung dalam 10 tahun ke depan. “Melalui Olympic City ini kami ingin ikut menyukseskan visi misi Kota Bogor. Yakni memberikan nilai tambah sesuai ekspektasi investor. Berperan aktif berikan layanan optimal bagi pemangku kepentingan. Menciptakan lingkungan yang asri dan modern, serta menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

CEO Olympic City, Imelda Fransisco, menambahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kota Bogor, Olympic city menawarkan DP 0 rupiah khusus bagi warga yang bisa menunjukan KTP warga Kota Bogor hingga akhir tahun.

Imelda Fransisca mengatakan, pihaknya ingin menjadikan Olympic City ini bukan hanya sebagai bisnis minded. Sebaliknya ia ingin menjadikan Olympic City ini menjadi hunian ramah lingkungan. “Kami juga tetap concern dengan lingkungan salah sarunya dengan menyediakan ruang terbuka hijau dengan konsep satu pohon untuk dua orang kehidupan manusia,” imbuhnya.

Menurut Miss Indonesia 2005 ini, hunian Pine Garden di kawasan Olympic City berada di lokasi strategis serta ditunjang dengan kemudahan akses transportasi dari akses langsung jalur Toll BORR dan Jagorawi, Commuter line, LRT, Shuttle Bus dan Bus Trans Olympic City.

Sekadar informasi, founder Olympic Development Au Bintoro yang sukses menciptakan furniture knock down telah mendirikan 23 pabrik di Indonesia. Ia juga membangun 125 ha kawasan industri property di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, di antaranya Condotel Olympic, Hotel Olympic Renotel, Olympic Residence, Olympic Office Block, Smart Warehouse, dan berbagai fasilitas lainnya. (cep/dns)