Hallobogor.com, Bogor – Rencana pemunduran pagar Istana Bogor (Istagor) rupanya tak sekedar isu. Adanya rencana ini, disampaikan Setneg Kepresidenan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pemindahan letak pagar Istagor itu dilakukan tahun 2017 mendatang.

“Iya, hanya pintu masuk utama (Istana). Jadi warga bisa berfoto dengan latar belakang Istana Bogor. Lebarnya kurang lebih 20-30 meter, saya lupa yah,” tutur Walikota Bogor Bima Arya di Balaikota Bogor, Selasa (09/08/2016).

Meski rencananya akan dilaksanakan tahun depan, Bima mengungkapkan belum mengetahui secara rinci terkait rencana pemunduran pagar Istana yang diminta oleh Setneg Kepresidenan.

“Saat ini kan Detail Engineering Desain (DED)-nya sedang dikerjakan. Untuk lebih pastinya silahkan tanyakan ke dalam (Istana),” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi membenarkan adanya rencana pemunduran pagar Istana yang diminta oleh Setneg.

“Dari Jalan Jarak Harupat dan Jalan Juanda disitu aja. Pak Wali memberi arahan atas permintaan presiden untuk memundurkan pagar Istana. Itu dilakukan agar masyarakat bisa lebih dekat dengan Istana, pak presiden juga terkadang ingin lebih dekat menyapa warga,” jelas dia.

Chusnul juga mengatakan, dari penyampaian Setneg, menginginkan pagar mundur selepas jembatan Sempur, Jalan Jalak Harupat ke arah atas pintu utama Istagor, Jalan Djuanda.

“Dari mulai jembatan Sempur keatas sampai pintu utama Istana Bogor, sudah hanya sampai situ saja. Rencanannya juga masih lama tahun depan mungkin baru akan dimulai. Saat ini kami akan fokus pada pedestrian seputaran Kebun Raya dan Istana terlebih dahulu,” pungkasnya. (hrs).