Hallobogor.com, Bogor – Bagi bikers, baik perorangan maupun komunitas, terkadang kesulitan mencari tempat nongkrong yang pas, nyaman, menyediakan jajanan murah dengan suasana yang hangat beratmosfir dunia bikers.

Jika sedang berada di Bogor dan ingin tempat nongkrong seperti tadi, Pallet Cafe salah satu yang bisa dijajal. Pallet Cafe seperti konsep warung kopi umumnya. Kafe ini menyediakan aneka minuman yang dijamin tak harus merogoh kocek dalam-dalam, karena harga yang tersedia antara Rp2.000 sampai Rp50.000-an.

Kafe ini terdapat di beberapa lokasi. Pertama, Pallet Cafe jilid 1 di Jalan Raya Puncak KM. 90, Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, persis di seberang Pondok Sate Kiloan (PSK) Masjid Atta’awun. Lokasi kedua, Pallet Cafe jilid 2 di Jalan Raya Puncak, Tugu Utara, persis di seberang Pondok Sate Kiloan (PSK) Kecamatan Cisarua. Lokasi ketiga, Pallet Cafe jilid 3 di Jalan Raya Tajur No. 149, Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, berdekatan dengan gerbang Biotrop.

Pemilik Pallet Cafe, Indra, mengatakan, kafenya sejak lama menjadi rest area atau tempat istirahat bagi pengguna kendaraan roda dua, baik sendiri, keluarga, komunitas, maupun club. “Pallet Cafe menjadi ajang berkumpulnya para bikers,” katanya, Senin (9/10/2017).

Indra yang juga seorang biker ini mengemukakan, melalui Pallet Cafe dirinya ingin mengenalkan sekaligus meluruskan pandangan sebagian masyarakat bahwa tidak semua bikers minum alkohol. “Buktinya kami di sini minumnya kopi dan teh. Bagi kami yang utama adalah silaturahmi dan kami bukan gank motor, karena kegiatan bikers positif,” ujar member Simple Community Bogor ini.

Indra menjelaskan, Pallet Cafe kerap disinggahi baik bikers muda maupun sesepuh bikers dari berbagai komunitas motor seantero Nusantara khususnya dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Antara lain Family Bikers Bogor (FBB), Bikers Nusantara, TRC Bikers mitra Polisi, PPTT, Brother Nusantara dan lainnya.

“Harapan saya ke depan tempat ini menjadi tempat silaturahmi, bukan hanya untuk para bikers tapi untuk umum juga, serta dapat menjadi jembatan bagi komunitas atau club untuk saling kenal satu sama lain,” pungkasnya. (dns)