Hallobogor.com, Leuwiliang – Kacau benar negeri ini. Kasus perkosaan dan pencabulan seperti tak ada habisnya. Terlebih sadis lagi, tengah marak yang menjadi korbannya rata-rata anak di bawah umur.

Kali ini kasus pencabulan menimpa bocah berusia tujuh tahun di RT 01/01, Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, Heni (40), ibu korban menuturkan, saat anaknya FK mandi mengeluh bagian intimnya merasa sakit. Saat ditanya, awalnya korban tidak mengaku, hingga suatu ketika ketika FK pun menceritakan apa yang menimpa dirinya kepada sang ibu.

“Seperti tersambar petir rasanya mendengar pengkuan anak saya yang katanya dicabuli pelaku bernama Aat (50). Pengakuan dari anak saya, pelaku mengiming-imingi uang Rp3.000 kepada anak saya, terus anak saya dicabuli di belakang kandang ayam,” jelas Heni.

Tak terima perlakuan pelaku, keluarga melaporkan kakek cabul ke Polsek Leuwiliang Kabupaten Bogor dan dilimpahkan ke Polres Bogor untuk diproses lebih dalam.

“Namun hingga kini saya tidak tahu kelanjutannya seperti apa,” imbuhnya Aja (45), ayah korban.

Akibatnya, korban jadi banyak melamun dan sering mendapat ejekan temannya.

Belum ada perhatian dari  Pemerintah Desa Cibeber II maupun Pemkab Bogor terkait kejadian tersebut. “Kami hanya bisa pasrah dan minta Polres Bogor dapat menghukum pelaku seberat beratnya,” tandasnya. (yad)