Hallobogor.com, Ciawi – Seorang pasien diduga ditelantarkan oleh seorang oknum dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi berinisial A. Keluarga yang sedang panik pun akhirnya emosi dan menuding pihak RSUD Ciawi tak profesional.

Keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, perbuatan tidak menyenangkan dokter RSUD Ciawi itu dialaminya saat mengantarkan bibinya yang berusia 80 tahun yang menderita sakit tumor di wajahnya.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, “kejadiannya pada hari Minggu petang (20/12/2015) sekira pukul 18.30 WIB. Bibi saya yang berusia 80 tahun mengeluh sakit, setelah berunding dengan keluarga akhirnya diputuskan untuk membawanya ke RSUD Ciawi. Baru saja menjejakkan kaki di depan IGD, dokter A tanpa melakukan diagnosa sedikitpun langsung mengatakan bahwa si pasien tidak perlu ditangani. Dokter itu mengatakan, “saya tahu dari melihat saja, ibu ini tidak apa-apa”, tutur warga Desa Cibedug itu menirukan ucapan si dokter.



Selain itu, dokter yang bersangkutan juga mengucapkan kata-kata yang menyinggung keluarga pasien.

“Ibu cerewet, tahu begini gue gak akan layani pasien ini,” bentak si dokter.

Lantaran kecewa dengan perlakuan dokter muda tersebut, keluarga pasien itu akhirnya membawa pulang bibinya kembali ke rumahnya.

“Kalau kami dibilang bawel, wajar dong kami bertanya, karena kami tak tahu tentang hal kedokteran. Saya sangat aneh dokter A tak melakukan pemeriksaan diagnosa dulu, kok langsung menyatakan normal, padahal sang pasien mengaku merasa sesak napas,” ungkapnya kesal.

Sementara itu, menurut Wakil Direktur RSUD Ciawi, dr. Wiwik Widiawati, tak mungkin kalau dokter berbuat seperti itu.

“Adapun kalau memang kenyataannya seperti itu, saya akan tindak tegas, akan memanggil dokter bersangkutan,” tegasnya. (wan)