Hallobogor.com, Bogor – Pasokan air bersih ke pelanggan pasca gangguan pengaliran akibat dampak perbaikan pipa bocor di jalan Suryakencana (Surken) Kota Bogor kembali pulih Rabu (30/9) siang ini.

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mampu meminimalisir gangguan pengaliran karena perbaikan pipa distribusi utama selesai lebih cepat dari yang direncanakan.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H Untung Kurniadi memastikan, gangguan pasokan air bersih ke pelanggan di zona III sudah teratasi seluruhnya  pada Rabu siang.

“Sebenarnya pada pukul 09:00, pasokan air ke zona III sudah pulih 70 persen. Sisanya di daerah Cimahpar, sebagian Vila Duta dan Griya Soka sedang menunggu airnya mengisi ke sudut-sudut pipa, karena memang perlu proses pengalirannya. Kemungkinan agak siangan airnya terisi penuh,” kata Untung.

Meski demikian, dia mengintrusikan jajarannya agar tetap waspada untuk mengatasi keluhan dari pelanggan. “Biasanya setiap ada perbaikan pipa, pelanggan selalu mengeluh air di rumahnya keruh, berbuih, atau berbau. Makanya, kami perintahkan Sub Bagian Laboratorium untuk siaga,” kata Untung.

Terkait pasokan air ke Istana Bogor, Untung menegaskan tempat tinggal Presiden Joko Widodo dan keluarganya itu tidak mengalami gangguan pengaliran. Sebelum perbaikan pipa Cast Iron Cement Lined (CICL) tersebut dilakukan, PDAM telah terlebih dahulu merekayasa jaringan perpipaan dengan memasang pipa cadangan yang dikoneksikan dari pipa distribusi lain. “Namun untuk antisipasi, kita telah menyiagakan satu unit mobil tangki khusus,” kata Untung.

Begitu pula dengan RSUD Kota Bogor. Tim dari Sub Bagian Pengaliran dan Jaringan mengerahkan satu unit tangki air pada Selasa malam (29/9) untuk mengisi groundtank di area RSUD. “Pagi ini aliran RSUD kembali normal. Jadi tidak ada masalah,” tutup Untung. (dani)