Hallobogor.com, Cisarua – Layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP dengan sistem komputerisasi jaringan internet secara online di setiap kecamatan ternyata masih belum mulus.

Signal jaringan internet melalui tower kerap kali error. Gangguan seperti itu terjadi di Kecamatan Cisarua, Megamendung, dan Kecamatan Ciawi, sejak satu bulan lalu. Walhasil, proses pembuatan e-KTP pun molor.

Seperti di Kecamatan Cisarua, pemohon e-KTP membeludak sejak kelulusan sekolah beberapa waktu lalu. Sedikitnya 2.000 pemohon telah melakukan pemotretan untuk e-KTP.

“Sekitar 2.000 lebih pemohon eKTP warga Kecamatan Cisarua sudah melakukan pemotretan. Tetapi, jaringan internet di tower yang terpasang di halaman kantor kecamatan sering mengalami hambatan.

Akibatnya, terjadi penumpukan berkas pembuatan e-KTP ini,” ujar Ridwan, staf pemerintahan Kecamatan Cisarua.

Jika sudah error, kata dia, biasanya operator terpaksa mencari cara alternatif menggunakan jaringan internet Speedy.

Hal serupa terjadi di Megamendung. Kasih Pemerintahan Kecamatan Megamendung, Sukiman mengatakan, untuk menyelesaikan pembuatan e-KTP yang terganggu pihaknya memilih menggunakan Speedy.

“Waduh, kalau terus mengandalkan jaringan inernet yang tersedia, yang sering mengalami gangguan, repotlah.¬†Untuk menanggulangi masalah ini, kami terpaksa mempergunakan Speedy.

Untuk Kecamatan Megamendung, tidak ada penumpukan untuk proses pembuatan KTP. Bahkan, kami sering melakukan sistem jemput bola ke tengah- tengah pemukiman penduduk.

Ini dilakukan, untuk memperingan kepada masyarakat yang rumahnya jauh dari kantor kecamatan,” kata Sukiman.(Dang)