Hallobogor.com, Bogor – Pjs Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Deni Surya Senjaya mengatakan, pihaknya memastikan pasokan dan penyaluran air bersih di seluruh Kota Bogor selama bulan Ramadhan akan normal.

Deni memyampaikan pada bulan Ramadhan akan terjadi perubahan pola pakai air dari biasanya pada pagi dan sore menjadi sore dan subuh (waktu sahur). “Perubahan inilah yang perlu dipersiapkan jangan sampai pada saat nanti air digunakan berkurang,” paparnya, seperti dikutip Halloapakabar.com, sabtu (4/5/2016).

Mengatasi hal ini, lanjut Deni, PDAM khususnya pada jajaran teknik dan bagian tranmisi serta distribusi telah mempersiapkan dengan menerapkan pola kerja piket secara shif untuk pengaturan pasokan air selama 24 jam di bulan Ramadhan.

Ia juga mengungkapkan dikarenakan pasokan air masih menggunakan sistem gravitasi tidak menggunakan pompa maka sistem ini akan berpengaruh terhadap pola pemakaian air, dan tidak menutup kemungkinan akan ada beberapa titik yang mengalami kebocoran.

Untuk itu, Deni menandaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya wilayah cakupan air bersih yang akan mengalami kendala teknis adalah zona 1 meluputi Wangun, Tajur, Katulampa sebagian Sukasari, dan Rancamaya. “Salah satu faktor penyebab yaitu perubahan pola pakai air ini,” tukas Deni.

Seperi diberitakan sebelumnya, program PDAM selama bulan Ramadhan bagi pelanggan lama dan baru, selain bea balik nama (BBN) gratis, biaya pasang baru gratis untuk masjid dan fasilitas cicilan untuk pemasangan baru khusus bagi rumah tangga non pengembang. Khusus pemakaian rekening air untuk masjid, mushola, dan pondok pesantren akan bebas dari tagihan. (cep/hrs/dan).