Hallobogor.com, Kota Bogor – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor akan melayangkan surat kepada PT. Waskita Karya selaku kontraktor proyek jalan tol Bocimi menyusul adanya kerusakan jaringan pipa air di Kampung Tengek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Seperti diketahui, jaringan pipa air di lokasi tersebut pecah akibat tergerus alat berat (ekskavator) saat pengerjaan proyek jalan tol Bocimi pada Kamis (5/1/2017) sekira pukul 12.00 WIB.

“Untuk pertanggungjawaban akibat ini kita akan memberikan surat kepada pelaksana proyek PT. Waskita Karya,” ujar Dirtek PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Ade Syaban Maulana, Kamis (5/1/2017).

Ade mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi dari pelaksana di lapangan bahwa pengerjaan proyek jalan tol disini sempat terhenti dan baru dikerjakan lagi hari ini.

“Ini mungkin kurang koordinasi diantara mereka sehingga terjadi seperti ini. Padahal sudah diinformasikan sebelumnya bahwa disitu tertanam pipa yang perlu direlokasi sesuai rencana dulu,” tandasnya.

Akibat kejadian ini, sebanyak 14.000 pelanggan PDAM Tirta Pakuan khususnya di zona 1 terganggu. Untuk beberapa hari ke depan, mereka sulit mendapat pasokan air bersih.

Disoal jumlah Kerugian, Ade menjelaskan, pihaknya belum dapat memastikan. “Tapi dalam hitungan sederhana sumber mata air Tangkil ini berkapasitas 130 liter per detik jika dikalikan 4 jam kali 360 meter kubik. Tinggal dijumlahkan 1 meter kubik harganya sekitar Rp4.000,” ucap Ade. (ris/cep)