Hallobogor.com, Rumpin – Pasca operasi besar terhadap para pelaku penyulingan gas oplosan ilegal yang dilakukan Polsek Rumpin beberapa waktu lalu, ternyata tidak membuat para pelaku penyuntik gas oplosan jera. Pasalnya para pelaku secara sembunyi masih tetap melakukan aksi ilegalnya tersebut dengan lebih rapi dan tertutup.

Seperti terpantau dilapangan aktivitas penyuntikan gas oplosan tersebut berada di Kampung Pasir Jeruk, Desa Sukasari Kecamatan Rumpin, Minggu (20/9/2015).

Aktivitas penyuntikan secara sembunyi ini dilakukan pelaku guna mengelabui petugas kepolisian. Termasuk saat melakukan pengangkutan tabung gas dengan mengunakan mobil minibus yang biasa digunakan sebagai angkutan umum, kaca dilapis lem penutup berwarna hitam, sehingga tidak dapat terlihat dari luar.



Anehnya ketika ditemui sejumlah media, sopir pengangkut gas oplosan itu mengakui secara terang-terangan. Ketika ditanya mengapa tetap menjalani usaha ilegal dan beresiko hukum seperti itu, dirinya malah menjawab, agar aman . Faktor ekonomi membuat si sopir nekat melakukan usaha ilegal tersebut.

“Ya ini kerjaan saya. Kalau nggak kerja begini, ga bisa menutup kebutuhan resiko dirumah,” aku sopir berinisial JJ,” kepada wartawan.

Kapolsek Rumpin, Kompol Parmin ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya sudah berencana akan terus memberantas penyuntikan gas ilegal tersebut.

“Sudah menjadi target kami, makan rencana akan kita berantas. Intinya, pasti akan kita bersihkan. Termasuk adanya laporan gas ilegal berada di Kampung Pasir Jeruk Desa sukasari,” tandasnya. (Dani)