Hallobogor.com, Dramaga – Pekerjaan pembangunan ruas jalan Dramaga-Ciherang sepanjang 1 kilometer dengan ketebalan tinggi 28 cm oleh kontraktor CV Nirwana Sentosa dikeluhkan warga Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Warga merasa dirugikan karena harus mengeluarkan biaya sendiri untuk membuat coran drainase.

Ketua RT 01/01 Desa Ciherang, Sumintra (52), mengatakan, banyak pintu masuk milik warga, khususnya yang berada di pinggir jalan masih bolong karena coran drainase tidak pasang.

“Parahnya pihak pemborong tidak pernah berada di lokasi, setiap ditanya kepada pegawai mereka mengaku tidak tahu,” ungkap Sumintra, Kamis (27/8).

Sebelumnya, masyarakat sudah menemui kontraktor agar drainase segera diperbaiki dengan dipasang supdit, akan tetapi sampai saat ini masih belum dikerjakan.

“Jadi warga terpaksa melakukan swadaya. Harusnya pihak kontraktor lebih teliti dengan pekerjaannya, bukan malah membahayakan pengguna kendaran dan warga nantinya masuk ke got,” geramnya.

Sedangkan menurut Asep selaku Kepala UPT Teknik Jalan dan Jembatan Wilayah Ciomas, ketika ditemui di lokasi mengatakan, pihak UPT sendiri mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa adanya pengerjaan drainase saluran air (supdit) yang belum dikerjakan oleh pemborong.

“Maka saya langsung meninjau kebenaran tersebut sekaligus mengawasi pekerjaan yang dikuatirkan tidak beres,” jelasnya.

Asep mengatakan, untuk mengatasi keluhan masyarakat, pihaknya sudah menegaskan dan memerintahkan kontraktor CV Nirwana Sentosa agar memperbaiki pekerjaannya.

“Saat ini tugas UPT hanya memonitoring dan mendata kekurangan yang ada di lapangan dengan melaporkan ke pemborong  agar diperbaiki,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Ciherang, Suherwin menambahkan, menyikapi keluhan masyarakat pihaknya berharap pemasangan Supdit bisa dipasang secepatnya. “Tentunya tidak mengurangi kualitas pembetonan jalan,”ungkasnya. (cep/oce)