Hallobogor.com, Cibinong -Pembongkaran pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak, dari Kecamatan Ciawi, Megamendung, dan Cisarua, Kabupaten Bogor, ternyata menyisakan tumpukan sampah. Sedikitnya 208 ton sampah diangkut dari pembongkaran kios PKL tersebut ke TPS Galuga.

“Kebanyakan sampah yang dihasilkan berupa kayu. Kami mengerahkan 31 truk untuk mengangkut sampah tersebut. 208 ton itu yang diangkut dari 26 truk. Masih tersisa 32 ton yang belum diangkut dari lima truk,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Panji K Satriadji.

Ia mengatakan, pengangkutan sampah memakan waktu yang cukup lama. Untuk pembongkaran tahap pertama saja dibutuhkan waktu tiga hari untuk mengangkutnya. Maka untuk mengangkut pembongkaran tahap selanjutnya pihaknya akan menambah armada. “Kami akan melibatkan beberapa UPT yang ada di Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (yad)