Hallobogor.com, Bogor – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor membuka program rehabilitasi modalitas Therapeutic Community (TC) tahap I Tahun 2016 bagi Warga Binaaan Pemasyarakatan (WBP) penyalahguna narkotika berjumlah 30 orang, Jumat ( 20/05/2016). Acara dilangsungkan di aula Lapas dan dibuka oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Barat, Agus Thoyib.

Dalam sambutannya, KadivPAS Jawa Barat berharap WBP yang menjalani program rehabilitasi agar mengikuti program dengan baik karena banyak kegitatan dalam rehabilitasi yang dapat mendorong para residen melakukan perubahan. ”Program rehabilitasi TC ini merupakan salah satu wadah rekan-rekan untuk berubah menjadi lebih baik,” tutur Agus, seperti dikutip Halloapakabar.com, Kamis (23/05/2016).

Disamping itu, ia juga mengajak para WBP residen untuk berkomitmen menjauhi penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, tindakan penyalahgunaan narkotika merupakan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri.

“Disamping merusak kesehatan fisik, pengaruh narkoba bisa merusak mental,” ucapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Jawa Barat, Iskandar Ibrahim, mengapresiasi upaya Lapas Bogor dalam menyukseskan program rehabilitasi untuk membantu para WBP pecandu narkotika agar kembali pulih dan hidup lebih produktif.

“Banyak orang-orang hebat yang lahir dari orang-orang yang pernah di penjara,” tandas Iskandar Ibrahim memberi motivasi kepada para WBP.

Acara ini ditutup dengan testimoni dari residen dan penjelasan terkait dengan Theurapic Community (TC) oleh Tim Petugas Rehabilitasi di Lapas Bogor. Disampaikan juga konsep dasar, cardinal rules dan prinsip yang harus diterapkan dan disepakati bersama olen petugas dan para residen Lapas Bogor. (dan).