Hallobogor.com, Cisarua – Pemerintah Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, merasa terbantu dengan bergulirnya beragam bantuan anggaran pembangunan baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Kabupatem Bogor. Meski demikian, Pemdes Cibeureum masih butuh uluran dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan guna memperlancar pembangunan.

“Meski anggaran dari pemkab, provinsi, dan pusat digulirkan untuk pembangunan, tapi kami tetap mengajak kontribusi para pelaku usaha di sini dapat mengalokasikan dana CSR nya untuk bekerjasama membangun untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Kepala Desa Cibeureum, H. Rahmat Hamami di sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di desanya, Kamis (14/9/2017).

H. Rahmat Hamami menyontohkan, jalan terobosan menuju Desa Kopo sebelumnya jika dilihat secara kasat mata tidak mungkin bisa dibangun. Akan tetapi dengan koordinasi bersama salah satu perusahaan dan musyawarah dengan masyarakat itu semua bisa terwujud. “Tidak ada yang tidak mungkin, dengan berusaha dan perencanaan yang matang serta ada kerja sama yang baik, semua wilayah di sini bisa terbangun sesuai harapan,” katanya.

H. Rahmat Hamami menjelaskan, Pemdes Cibeureum masih mengutamakan pembangunan fisik jalan desa dan jalan lingkungan dalam Musrenbang ini. “Pembangunan jalan lingkungan desa masih jadi prioritas utama karena sekarang ini jalan desa yang ada di Cibeureum ini kondisinya sangat parah,” ujarnya.

Menurut H. Rahmat Hamami, jalan desa adalah simbol dari kemajuan sebuah desa, maka pembangunan jalan desa menjadi prioritas agar mobilitas masyarakat lancar dan bisa membantu peningkatan ekonomi masyarakat.

H. Rahmat Hamami menjelaskan, banyak usulan dalam Musrenbang dari berbagai lapisan masyarakat yang diwakili ketua RT maupun RW, dan kader. Selain infrastruktur, usulan lainnya terkait kesehatan, pertanian, dan sarana air bersih.

“Kami tentu akan mengakomodir semua usulan masyarakat ini. Semua akan dibawa ke tingkat Musrenbang Kecamatan dan akan merealisasikan usulan berdasarkan skala prioritas,” ujarnya. (wan)