Hallobogor.com, Bogor – Pemkot Bogor tengah tancap gas mempercepat pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kini mengoptimalkan percetakan 1.000 keping e-KTP untuk dibagikan kepada masyarakat setiap harinya.

Pantauan di Kantor Disdukcapil Kota Bogor, ribuan warga Kota Bogor nampak antusias mengantre untuk mengurus KTP Elektronik. Antusiasme warga untjk segera mengantongi KTP elektronik tersebut diketahui telah terjadi sejak satu bulan terakhir. 

Walikota Bogor Bima Arya dengan sigap menginstruksikan para camat dan lurah untuk membuka pelayanan pengambilan KTP elektronik. 

“Bagi warga Kota Bogor yang ingin mencetak e-KTP, mulai besok bisa dilakukan di kecamatan masing-masing. Nanti akan diarahkan oleh petugas kalau memang bisa dicetak langsung di informasikan lagi melalui telpon. Jika bisa diambil maka diambilnya pun di Kelurahan, jadi warga tak perlu harus mengantre lagi, cukup menunggu di rumah nanti dikabari oleh petugas,” papar Bima usai meninjau langsung kondisi terkini di Kantor Disdukcapil Kota Bogor, pagi tadi. 

Sedangkan untuk pengurusan administrasi lain terkait kependudukan, lanjut Bima, seperti akta kelahiran, surat pindah dan lainya warga tetap harus datang ke kantor Disdukcapil. 

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dodi Ahdiat menambahkan, fenomena antrean warga yang sangat antusias ingin segera mendapatkan e-KTP telah terjadi sejak 4 Juni 2018, lalu. Sebelumnya, kantor Disdukcapil sempat libur melakukan pencetakan e-KTP lantaran kehabisan tinta.

“Untuk teknis pengambilan e-KTP di Kecamatan, warga hanya cukup membawa KK atau Suket. Atau, jika yang e-KTPnya hilang bisa membawa surat kehilangan dari kepolisian. Di kecamatan warga cukup menyerahkan dokumen itu lalu ditinggal, nanti jika sudah tercetak petugas akan menghubungi melalui telepon untuk diambil di Kelurahan,” tandasnya.

Khusus untuk hari ini, Disdukcapil Kota Bogor melayani kurang lebih 900 – 1000 warga Kota Bogor yang ingin mengambil e-KTP. Sementara ke depan, pengambilan e-KTP dialihkan ke Kecamatan dan Kelurahan.

Bagi warga yang hingga kini belum memiliki KTP elektronik tak perlu khawatir. Sebab, blanko KTP elektronik masih tersedia sebanyak 20.000 keping.(cep)