Hallobogor.com, Bogor – Peristiwa ambruknya TPT milik Mall Boxies Tajur, harus segera disikapi dan ditindak tegas oleh pihak Pemerintah Kota Bogor. Fungsi pengawasan bangunan di Pemkot Bogor tidak berjalan efektif, sehingga kejadian itupun luput dari perhatian Pemkot Bogor.

Pengamat kebijakan publik Dwi Arsywendo menegaskan, persoalan ambruknya pondasi proyek Mall Boxies 123 Tajur harus menjadi perhatian bagi Pemkot Bogor, karena sudah mengakibatkan rusaknya pemukiman warga di sekitar bangunan Mall tersebut, dan bukan hanya perhatian saja, tetapi juga harus diambil tindakan tegas kepada pemilik serta kontraktor yang membangun Mall tersebut.

“Harus diperiksa kembali dokumen perijinan nya, dan Pemkot harus melakukan pengawasan rutin terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut, jangan sampai kecolongan, sehingga mengakibatkan kejadian yang serupa lagi kedepannya, dan bagi saya ini adalah merupakan kelemahan pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap pembangunan,” tegasnya, pada Kamis (17/10/2019).



Pria yang juga pengurus MD Kahmi Bogor bidang partisipasi dan pembangunan daerah ini mengatakan, jangan karena mentang mentang pengusaha sudah memiliki izin mendirikan bangunan, lalu pemerintah lalai terhadap pengawasan nya. Warga juga bisa melakukan gugatan kepada pemerintah atas kejadian yang merugikan mereka, karena kelalaian pemerintah dalam melakukan pengawasan tersebut, dan saat nya Pemkot itu membuka mata bahwa bukan hanya pembangunan Mall Boxies 123 Tajur saja yang perlu diawasi, tapi semua pembangunan yang ada di kota Bogor juga harus dilakukan pemeriksaan dan pengawasan.

“Saya yakin kalau pengawasan terhadap pembangunan itu dilakukan secara berkala dan rutin, kejadian seperti ini dapat terdeteksi, bangunan yang tidak sesuai bisa dilakukan koreksi dan sebagai nya, sehingga tidak akan menimbulkan kejadian seperti ini,” tandasnya. 

Terpisah, Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP Rizal Utami menuturkan, persoalan ambruknya pondasi proyek mall Boxies 123 yang mengancam warga terlebih telah berdampak terhadap rusaknya dua rumah warga jangan dianggap sepele.

“Pemkot tak boleh tinggal diam, harus bergerak cepat dan serius. Hentikan aktifitas pembangunan dan turunkan tim investigasi seperti yang diungkapkan ketua dewan kemarin,” jelasnya.

Dalam sebuah pembangunan ada beberapa tahapan mulai perencanaan hingga pelaksanaan dan saat pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) jelas siteplane nya. 

“Kalau sekarang pondasi ambruk karena tidak kuat menahan beban air berarti hitungan dalam perencanaan kurang matang, bukan hanya menyalahkan faktor alam dan kenapa Izin bisa dikeluarkan,” tegasnya. (ban)