Hallobogor.com, Bogor – Jumlah total penerima Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS-PBI) di Bogor mencapai 1.375.134 jiwa. Kuota penerima untuk Kota Bogor sebanyak 262.864 jiwa dan Kabupaten Bogor 1.112.292 jiwa.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, “Kuota ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial (Mensos) Nomor 170/HUK/2015 tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan tahun 2016,” kata Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bogor, Anurman Huda.

Anurman menjelaskan, selain penetapan kuota penerima KIS-PBI seperti disebutkan di atas, hasil verifikasi dan validasi data Kemensos juga dirilis data penonaktifan peserta KIS-PBI di Bogor.
Untuk Kabupaten Bogor yang dinonaktifkan sebanyak 2.606 jiwa. Akibat meninggal dunia 1.385 jiwa, karena data ganda 33 jiwa, dan karena peserta sudah tergolong mampu 1.188 jiwa. Sedangkan untuk di Kota Bogor, penonaktifan KIS-PBI berjumlah 499 jiwa. Karena meninggal dunia 264 jiwa, data ganda 117 jiwa, dan karena mampu 118 jiwa.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kota Bogor, Anas Rasmana, menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Disnakersostrans siap mengakomodir masyarakat jika terdapat kesalahan pemutakhiran data penerima KIS-PBI.

“Kemensos yang menentukan jumlah atau kategori penerima KIS-PBI. Namun nanti data tetap diverifikasi dan divalidasi sebanyak dua kali selama tahun 2016, yakni pada bulan Februari dan Juli, dengan melibatkan TKSK atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan,” ujarnya. (cep/hrs).