Hallobogor.com, Jayapura – Jumlah pengungsi yang terdampak banjir bandang yang menerjang Sentani, kabupaten Jayapura, Provinsi Papua kini telah mencapai 6.831 orang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Senin (18/3/2019), mengatakan pengungsi sebanyak itu tersebar 15 titik atau lokasi di kabupaten Jayapura.

“Jumlah pengungsi hingga kini atau dihari kedua mencapai 6.831 orang yang ditempatkan di beberapa titik, selain di halaman kantor bupati Jayapura dan rumah-rumah warga yang tidak terkena banjir,” katanya.



Adapun rincian pengungsi yang tersebar pada 15 titik yang dimaksud adalah di kompleks BTN Bintang Timur sebanyak 600 orang, kompleks BTN Gajah Mada 1450 orang, Doyo Baru 203 orang, panti jompo 23 orang, kompleks HIS jalan Agus Karitji 600 orang dan kompleks Siil 1.000 orang.

Kemudian, di kompleks perkantoran bupati Jayapura atau di Gunung Merah yang dijadikan sebagai posko induk sebanyak 1391 orang,

di Asrama Himles 50 orang, Kompi D 108 orang, di Puspenka Hawai 123 orang, Yayasan Abdi Nusantara 900 orang, kampung Netar 43 orang, Permata Hijau 120 orang dan Rindam 220 orang.

“Sedangkan jenazah yang ditemukan hingga hari ini sebanyak 13 korban. Ke-13 korban itu ditemukan di kampung Sereh Tua empat korban, Danau Sentani dua korban, BTN Sosial tiga korban, BTN Nauli dua korban, BTN Citra Buana satu korban dan Kampung Hobong satu korban sehingga jumlah total korban keseluruhan yang ditemukan di hari kedua ini sebanyak 83 korban,” katanya.

Kamal juga mengungkapkan sebanyak 159 orang mengalami luka-luka akibat banjir bandang dengan perincian, luka berat 84 orang dan luka ringan 75 orang.

“Sedangkan, orang hilang sebanyak 74 orang berdasarkan laporan dari keluarga dan masyarakat,” katanya, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (mus)