Hallobogor.com, Bogor – Aksi penipuan dengan modus pesan singkat atau short messages service (SMS) ternyata masih marak. Bahkan, korbannya selalu saja ada yang mayoritas masyarakat awam.

Pelaku biasanya menyebarkan SMS secara acak dan mengiming-imingi calon korbannya hadiah yang menarik. Jika si penerima SMS kebetulan warga awam yang belum memahami bahwa itu adalah penipuan, maka akan menuruti apa yang diperintahkan si penipu.

Adalah Mimin (40 tahun), warga Kampung Bojong, Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, salah satu korbannya. Dia mengaku pernah menerima SMS penipuan.

“Isi SMSnya bahwa nomor saya dapat undian. Lalu saya saya balas dengan senang, dikira itu benar. Terus ada telpon bahwa saya harus isi pulsa sebesar satu juta rupiah, dan itu saya lakukan.

Setelah terkirim pulsanya lalu nomor orang yang ngehubungi saya tadi langsung mati,” ungkapnya yang terlihat cukup geram.

Meski demikian, Mimin enggan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. “Biarin sajalah, biar jadi pengalaman saja,” ujarnya.(wan)