Hallobogor.com, Bogor– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu ditunggu-tunggu oleh umat muslim seluruh dunia. Tak terkecuali masyarakat di Kampung Sukasari 3, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Bagi masyarakat Sukasari, khususnya di lingkungan RW06, kegiatan Maulid Nabi sudah menjadi tradisi tahunan, tak heran jika setiap momen itu, kegiatan dalam rangka memperingati hari kelahiran rosulullah dan sekaligus untuk meneladani sifat-sifat rosullah di laksanakan dengan penuh khidmat dan meriah.

“Peringatan Maulid Nabi diwilayah kami sudah menjadi tradisi tahunan yang dilakukan tokoh masyarakat dengan warga sekitar. Ini merupakan bentuk syiar Islam.  Jadi, jangan hanya perayaan tahun masehi dan peringatan Natal dirayakan dengan meriah, tetapi Maulid Nabi dan tahun baru Islam pun harus dirayakan lebih meriah. Maka setiap Maulid Nabi di lingkungan kami selalu dilakukan dengaan meriah,” ungkap Ketua Pelaksana Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Sukasari Tiga, Ikhsan Hidayatul akbar.

Sementara tokoh masyarakat, H Muhammad Idris mengaku bangga setiap kali memasuki hari kelahiran Nabi besar Muhammad SAW merupakan moment paling ditunggu. Dirinya juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dilingkungaan RW06, karena dengan wujud kebersamaan dan gotong royong warga, kegiatan peringatan Maulid Nabi dapat kembali digelar dengan penuh antusias.

“Saya bangga, kagum dengan masyarakat disini, karena setiap tahun memasuki Maulid Nabi menjadi kegiatan utama yaang menjadi prioritas warga sekitar. Sayaa berharap agar wujud kebersamaan dan budaya gotong royong bisa terus dipertahankan. Syiar Islam harus terus digaungkan, Maulid Nabi harus terus dipertahankan, “ujar Muhammad Idris.

Kegiatan Maulid Nabi tepat di tahun 1437 Hijriah, digelar di Masjid Jami AT-Taqwa. Ratusan masyarakat sekitar, baik orang tua, pemuda, dewasa dan anak-anak larut dalam suasana maulid. Terlebih ketika KH.Dadang Holiyulloh, sebagai pemberi tausiyah asal warga Bogor memberikan ceramahnya. Kemeriahan kegiatan tersebut juga terlihat ketika puluhan anak muda setempat menggelar parade maulid sebagai penutup acara. (dani)