Hallobogor.com, Cisarua – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor melaksanakan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada buruh anggota DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Bogor di Griya Astuti, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (22/11/2017).

Selain sosialisasi empat program, yakni Jaminan Kesehatan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JK), BPJS Ketenagakerjaan juga sosialisasi manfaat program uang muka kredit perumahan.

Marketing Officer BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor, Reno Yulian, persyaratan dan mekanisme bagi pekerja penerima upah untuk mendapatkan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) uang muka kredit perumahan ini mudah dan cepat.

Syaratnya antara lain, masa kerja karyawan minimal satu tahun, dari sisi upah dinilai mampu atau bisa mengajukan kredit perumahan, ada rekomendasi atau referensi dari perusahaan, dan sudah ikut sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU) dan ikut empat program utama serta perusahaan tempat bekerja lancar administrasi BPJS Ketenagakerjaan.

“Pekerja tinggal menunjukkan saja perumahan yang mana, tidak dibatasi wilayah. Yang penting perumahan itu masuk anggota REI dan sudah kerja sama dengan BTN,” kata dia.

Reno menyebutkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pemerintah, maka maksimal pemberian KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sampai sebesar 99 persen dari harga rumah. Artinya, penerima fasilitas cukup merogoh uang muka atau down payment (DP) sebesar satu persen dari harga rumah.

Sedangkan bagi pekerja kategori non-MBR, fasilitas KPR yang diberikan maksimal sebesar 95 persen dari harga rumah yang maksimal sebesar Rp500 juta. Dengan kata lain, DP yang dibutuhkan yaitu lima persen dari harga rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Reno juga mengharapkan agar terus terjalin kerja sama secara berkesinambungan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan SPN. “SPN Kota Bogor semoga makin eksis dalam menyejahterakan anggotanya. Dan diharapkan dapat mensosialisasikan kembali program-program BPJS Ketenagakerjaan ini,” harapnya didampingi Ketua Umum DPP SPN Iwan Kusmawan dan Ketua DPC SPN Kota Bogor Budi Mudrika. (cep)