Hallobogor.com, Bogor – Sebanyak 95 ribu balita Kota Bogor direncanakan akan diberikan imunisasi polio yang tersedia di 1.045 pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) pada 8 hingga 15 Maret 2016 mendatang.

Demikian hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr. Rubaeah dalam rapat persiapan jelang pelaksanaan PIN di Dinkes Kota Bogor, Jumat (26/02/2016).

Rubaeah mengatakan, PIN sudah beberapa kali dilakukan dan pada tahun 2014 Indonesia telah mendapatkan sertifikat bebas polio. “Namun untuk mendukung eradikasi polio kita akan kembali menggelar PIN bagi para balita di Kota Bogor. Khususnya bayi berusia 0 hingga 59 bulan,” ujarnya, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Untuk menyukseskan PIN tahun ini, Rubaeah meminta dukungan semua pihak. “Tidak hanya Posyandu dan Luskesmas, diharapkan juga rumah sakit mendirikan pos PIN yang mudah dijangkau, kalau bisa paling depan,” tuturnya.

Selain itu juga, sambungnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membantu pelaksanaan PIN di TK, PAUD, TKA dan TPA. Pada pelaksanaannya nanti selain di pusat layanan kesehatan dan sekolah-sekolah, pos PIN juga akan tersedia di tempat umum seperti mall dan pasar. “Mudah-mudahan pin 2016 lancar dan sukses,” cetus Rubaeah. 

Untuk wilayah Indonesia, baru pulau Jawa yang mayoritas telah melaksanakan PIN. Berbeda dengan daerah lain luar pulau Jawa seperti Papua, Kalimantan dan Maluku memerlukan sarana khusus karena kondisi dan luas wilayahnya.  

Adapun tujuan khusus penyelenggaraan PIN ini untuk meningkatkan kekebalan dan memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada kelompok anak balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio yang disebabkan virus polio. Diharapkan tahun 2020 dunia terbebas dari virus polio liar. (hrs).