Hallobogor.com, Cisarua – Kios pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kembali dibongkar aparat. Bangunan-bangunan liar pedagang tersebut ditertibkan karena menjadi salah satu penyebab kemacetan dan membuat kumuh.

Kios-kios PKL yang dibongkar itu tepat di depan Kantor Pos Ciawi. Sebanyak 15 kios PKL itu melanggar karena berjualan di atas trotoar. Akibatnya, jika terjadi transaksi memakan badan jalan serta memacetkan lalu lintas.

“Setelah bersih dari kios akan dirapikan dan trotoar itu akan dikembalikan fungsinya untuk pejalan kaki. Sepanjang jalan tersebut juga akan dicat,” ujar Nandar, salah satu anggota Unit Satpol PP Kecamatan Ciawi, seperti dikutip Halloapakabar.com.



Sementara itu, Asisten Pemerintahan Pemkab Bogor, Burhanudin, menegaskan, keberadaan PKL di sepanjang Jalan Raya Puncak selain membuat kumuh juga salah satu penyebab terjadinya kemacetan. “Adanya kios PKL di tepi jalan itu membuat kendaraan berhenti dan menghambat arua lalu lintas. Dengan demikian, kios-kios PKL di Kecamatan Ciawi sampai Kecamatan Cisarua akan ditertibkan. Untuk pelaksanaannya, Pemkab Bogor sedang menunggu turunnya kajian lahan dari Dinas Tata Ruang Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya saat menghadiri acara pembahasan one way di Kecamatan Cisarua.

Menjelang penertiban tersebut, Satpol PP Kabupaten Bogor terjun ke Cisarua dibantu Satpol PP kecamatan, Koramil, juga Polsek, untuk melakukan pendataan PKL di sepanjang Jalan Raya Puncak. Rencananya penertiban PKL akan dilakukan tujuh hari ke depan. (dang)