Hallobogor.com, Ciawi – Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, kembali dibongkar, Rabu (29/3/2017). Aksi penertiban dilakukan oleh dua peleton pasukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor dan Unit Pol PP Kecamatan Ciawi.

Tidak ada perlawanan berarti dari pedagang dalam penertiban dan aksi bersih-bersih ini. Semua lapak yang berdiri di atas trotoar, bahu jalan, maupun di samping mulut jalan tol Jagorawi diratakan dengan tanah dan ditanami pohon.

Hanya saja, beberapa pekan sebelum pembongkaran, sejumlah PKL di kawasan Pasar Ciawi mengaku dikutip pungutan oleh oknum petugas Pol PP Kecamatan Ciawi. Besaran pungli cukup bervariatif, dari Rp300.000 sampai Rp500.000 per minggu.



“Setiap minggu ada yang nagihin kang, kalau saya setor Rp300 ribu. Tapi yang lain ada juga yang Rp500 ribu,” ungkap seorang pedagang buah di depan Pasar Ciawi.

Bahkan, dari informasi yang dihimpun pungutan liar (pungli) terhadap puluhan PKL ini per minggu bisa mencapai Rp2 juta lebih atau dalam sebulan bisa mencapai Rp8-10 juta. “Ini belum termasuk di kawasan depan RSUD Ciawi dan Gadog,” ucap pedagang lainnya.

Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Asnan, yang dikonfirmasi di sela-sela penertiban, mengatakan, jika ada anggota Satpol PP yang melakukan pungli terhadap para pedagang pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Saber Pungli.

“Sekarang kan sudah ada Saber Pungli. Maka jika ada terbukti kedapatan melakukan hal itu maka konsekuensinya tanggung sendiri, karena itu telah di ketahui bersama, apa konsekuensinya jika ada oknum yang melakukan itu,” tegasnya. (wan/cep)