Hallobogor.com, Cisarua – Kondisi kios milik pedagang kaki lima (PKL), yang berada di sepanjang jalan raya Puncak, Kecamatan Cisarua, kembali diseruduk oleh tim aparat gabungan Selasa kemarin. Sedikitnya 100 aparat gabungan yang terdiri dari Pol PP Kabupaten Bogor dan Kecamatan Cisarua, dibantu aparat Koramil 2124, dan polsek setempat, mereka melakukan.penyegelan terhadap kios kios yang berdiri diatas tanah jalan, di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.

Langkah aparat tersebut, merupakan tindaklanjut penertiban yang dilakukan kepada PKL di Warung Kaleng, beberapa waktu lalu. Penyegelan kemarin, terfokus ke para kios yang berdiri dari Kampung Pensiunan, hingga di tugu perbatasan Puncak Pass. Sebelum dilakukan penyegelan, para PKL yang ada disana, sempat resah. Merek berusaha meminta bantuan kepada dijumlahkan tokoh yang ada di wilayah Puncak. Tetapi, karena kondisi kiosnya melanggar dan berdiri diatas tanah milik jalan, para pedagang tidak berdaya disaat aparat melakukan penyegelan.

“Kios kios PKL ini berdiri diatas tanah milik jalan, dan mereka tidak memiliki ini untuk mendirikan bangunan disini. Dengan demikian, petugas akan melakukan penertiban, dengan terlebih dahulu melakukan penyegelan. Dan setelah disegel, satu minggu kemudian, kios kios itu akan dibongkar,” ujar salah seorang anggota Pol PP saat dilokasi penyegelan, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Sementara itu, selama berlangsungnya penyegelan, jajaran Koramil 2124, terus melakukan pengawalan. Tidak sedikit para pemilik kios merasa keberatan adanya penyegelan tersebut.

Menyikapi langkah petugas yang akan melakukan pembongkaran kembali, para pedagang meminta supaya pemkab Bogor, menepati janjinya. Yakni, pemkab akan membangun res area, untuk menampung para PKL yang berada di jalur Puncak. “Mana janji pemerintah Kabupaten Bogor, yang katanya mau mengadakan rest area. Kami pedagang yang kiosnya sudah dibongkar beberapa waktu lalu, kini tidak lagi memiliki tempat untuk usaha,” kata Euis, pedagang di Desa Cibeureum, yang kiosnya dibongkar Pol PP beberapa waktu lalu. (Dang)