Hallobogor.com, Bogor – Sebagian orang nampaknya sudah gelap mata dalam meraup pundi-pundi uang, terlebih dalam memenuhi kebutuhan Lebaran. Cara-cara curang dan menabrak aturan yang merugikan banyak pihak pun ditempuh.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, di Bogor, kasus penjualan telur busuk cukup tren menjelang Lebaran. Meski Pemerintah Kota Bogor telah beberapa kali menyita telur busuk dari para pedagang, namun pelaku belum juga jera.

Kini jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bogor Kota tak tinggal diam. Satuan Reserse Krimininal (Satreskrim) Polres Bogor Kota berhasil mengamankan seorang laki-laki penjual telur busuk di Pasar Bogor berikut barang bukti 2.100 telur busuk, Jumat (17/6/3016) sekira pukul 03.15 wib.

Pelaku atas nama Solahudin (33), warga Curug Dengdeng RT 02/05, Desa/Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Satreskrim Polres Kota Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Telor itu didapat dari perusahaan penetasan telor yang ada di daerah Sukabumi. Namun telor-telor ini adalah telor-telor yang gagal ditetaskan. Kemudian oleh pelaku untuk mengelabui pembeli telor tersebut dijual dalam keadaan sudah direbus. Konsumennya adalah untuk tukang bakso yang digunakan untuk daleman bakso dan warteg-warteg yang ada di Kota Bogor,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Gito.

Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Pasal 62 ayat (1) jo Psl 8 Ayat (1) huruf a,b,c UU No. 8 Tahun 1999.(cep)