Hallobogor.com, Bogor – Kepolisian Resor (Polres) Bogor mengamankan para penambang mercury tanpa izin di Kampung Bungur RT 005/004, Desa Tajur Halang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Selasa (25/7/2017 ). Aktivitas penambangan selain ilegal tak dilengkapi perizinan juga membahayakan lingkungan.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika, mengatakan, para tersangka ini telah melakukan pengolahan dan pemurnian mineral hasil tambang berupa batu cinnabar hingga menghasilkan mercury.

“Batu cinnabar yang telah digiling tersebut dicampur dengan bubuk besi dan bubuk kapur. Kemudian campuran tersebut dimasukkan ke dalam bong akan berubah menjadi cairan, kemudian dituangkan ke dalam jerigen plastik. Kegiatan tersebut tidak dilengkapi izin berupa IUP, IPR, dan IUPK yang diterbitkan oleh Gubernur maupun Bupati atau Walikota serta instansi terkait lainnya,” katanya.

Tujuh orang tersangka yang ditangkap yaitu berinisial L (42 tahun), U (22), H (19), MY (24), J (25), A (35), dan US (37). Para tersangka merupakan warga Desa Tajur.

Atas kejadian tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) dengan ancaman hukuman selama 10 tahun penjara. (fer)