Hallobogor.com, Bogor – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota beserta jajaran Polsek berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta peredaran uang palsu (upal).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, menjelaskan, masih banyaknya laporan kepada polisi tentang kejadian pencurian di wilayah hukum Polresta Bogor Kota menjadi perhatian khusus jajarannya.

Para pelaku pencurian ini, kata Kapolresta, beroperasi dengan berbagai modus operandi. Pelaku di antaranya mencari rumah yang diduga kosong atau ditinggal penghuninya lalu mencungkil pintu dan jendela menggunakan linggis dan obeng. 

“Sampai saat ini para pelaku kami amankan di Satreskrim Polresta Bogor Kota untuk penyelidikan lebih lanjut dan para pelaku kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun kurungan penjara,” ucap Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Selasa (27/3/2018).

Kapolresta pun mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan waspada serta mengantisipasi adanya para pelaku pencurian terutama rumah-rumah kosong. “Yang paling penting selalu melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila adanya orang-orang yang mencurigakan,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dikdik.

Awal pekan ini, bertempat di kontrakan milik Sony Rahayu, Kampung Parung Banteng RT 02/02, Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Polresta Bogor Kota melalui jajaran Reskrim Polsek Bogor Timur berhasil mengungkap tindak pidana peredaran uang palsu yang dilakukan oleh tersangka C, Y, dan M. Mereka menyimpan atau mengusai uang palsu di dalam koper dengan jumlah sekitar Rp6.000.000.000 (enam miliar rupiah).

Uang palsu hasil pembelian tersebut akan dijual kembali kepada pemesan. Selama ini tersangka menjual ke daerah Jabodetabek dengan perhitungan 1 uang asli ditukar dengan 3 uang palsu.

“Saat ini para tersangka diamankan dan dibawa oleh jajaran Polresta Bogor Kota guna penanganan dan pengembangan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Bogor agar selalu waspada dan teliti dalam menggunakan atau transaksi uang,” ucap Kapolresta. (dns)