Hallobogor.com, Bogor – Hingga Kamis (5/4/2018), jumlah korban kebakaran di Bantar Kemang, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, masih ditampung di Pondok Pesantren Daarul Uluum. Hasbullah, Kepala Sekolah MTs Daruul Uluum mengatakan, ada 112 jiwa korban kebakaran yabg mengungsi di ponpesnya.

“Dari sejak kejadian hingga saat ini pihak pesantren mengeluarkan sekuat tenaga dan sumber daya agar masyarakat merasa terbantu kesulitan-kesulitan yang di hadapi,” katanya.

Pihak pesantren Daruul Uluum bahkan membantu memadamkan api sejak pertama kali terjadi kebakaran yang melalap 19 rumah warga. “Seluruh santri dikerahkan untuk membantu melakukan pemadaman api, mengungsikan warga ke pesantren dan menyiapkan bantuan tanggap bencana. Kemudian ketika sudah masuk ke area pesantren atau aula pesantren warga diberikan kebutuhan-kebutuhan yang layak seperti kasur, pakaian dan juga obat-obatan,” ujarnya.¬†



Hasbulloh mengharapkan bila ada masyarakat yang ingin menyampaikan bantuannya bisa langsung ke Pesantren Daarul Uluum di Posko bantuan korban bencana kebakaran, karena seluruh korban yang tercatat di BPBD itu mencapai 112 orang dan kebutuhan-kebutuhan dasarnya perlu kita penuhi misalnya untuk konsumsi harian, alas tidur, terutama kebutuhan perlengkapan bayi dan obat-obatan.

Terkait dengan kegiatan belajar mengajar, kata Hasbulloh, pembelajaran tetap berjalan seperti biasa karena aula yang digunakan oleh para pengungsi tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sehari-hari. “Bahkan kami menyiapkan santri-santri yang senior untuk membantu agar masyarakat korban kebakaran bisa terbantu untuk penyiapan bahan makanan, mengasuh bayi dan balita semua itu dilakukan oleh anak santri. Kemudian aktivitas santri berjalan seperti biasa dan kegiatan belajar mengajar tidak ada yang terganggu bahkan mereka senang bisa membantu tetangga dan saudara-saudaranya yang terkena musibah bencana kebakaran ini,” bebernya. (dns)