Hallobogor.com, Bogor – Pembangunan jalur R3 sesi III, sepanjang 1,6 kilometer, di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor mulai dibangun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bogor.

Pembangunan senilai Rp 21 miliar bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat itu dikerjakan PT Ide Murni Pratama sebagai pelaksana proyek.

“Untuk pembangunan sudah dimulai sejak 11 hari yang lalu di bulan juli hingga akhir agustus, dengan harapan pengerjaan tidak ada kendala, mudah-mudahan awal desember sudah rampung,” ujar Dodik, Kepala Proyek, kepada Hallobogor.com, Jum’at (29/08)



Dikatakannya, untuk pengerjaan jalan R3 dibangun mulai dari Parung Banteng, hingga ke Bendung Katulampa Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, pembangunan dikerjakan dengan pembetonan ruas jalan (rigid).

“Pembangunan ditargetkan 150 hari kalender atau lima bulan, pembangunan kini sudah mencapai 40 persen,”ujarnya.

Sementara pada kesempatannya, jajaran Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor melakukan kunjungan lokasi pembangunan proyek.

Kedatangan para legislatif itu, untuk memastikan sudah sejauh mana proses pelaksanaan mega proyek yang tujuannya untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Tajur-Pajajaran.

Kepada wartawan, Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Ruswandi, mengatakan, pada tahap pelaksanaannya, ternyata pembangunan tersebut terkendala akses untuk memasukkan alat berat ke lokasi.

“Satu-satunya jalan harus melalui Perumahan Mutiara Bogor Raya (MBR), tapi sangat disayangkan pihak perumahan tidak mengizinkan,”ungkap Yus.

Meski demikian, untuk kelaancaran, tetap Komisi C akan kawal prosesnya, disamping mendorong adanya kendala tersebut dengan melakukan pemanggilan terhadap dinas terkait dan pihak MBR, agar pembangunan berjalan sesuai target yang direncanakan.

“Segera kita akan panggil baik pihak dari MBR, dinas terkait dalam hal ini Dinas Wasbangkim, Dinas Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DBM-SDA), pihak kecamatan, kelurahan untuk duduk bersama,”tandasnya. (Dani)