Hallobogor.com, Caringin – Pekerjaan megaproyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang ditunggu-tunggu sejak lama ternyata juga membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Selain hilir mudik truk pengangkut material dan alat berat yang merusak jalan warga di beberapa desa, beberapa aliran irigasi dan sungai kecil tertutup tanah. Akibatnya permukiman warga di beberapa desa terkena banjir bandang. Lahan pertanian juga ikut rusak.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, setelah sebelumnya banjir bandang akibat proyek tol Bocimi terjadi di Kampung Tengek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, kini giliran permukiman penduduk di Kampung Limusnunggal RT 2/4 dan di RT 1/5, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Air bah terjadi pada Minggu (13/3/2016) sekira pukul 09.00 wib pagi.



Ketua RT 2/4 Kampung Limusnunggal, Ahmad, mengemukakan, luapan air bah terjadi tanpa diduga-duga sebelumnya oleh warga karena cuaca terlihat cerah. “Namun tiba-tiba datang luapan air hampir setinggi 3 meter menerjang rumah milik warga,” ungkapnya.

Lantaran luapan air cukup besar, sedikitnya ada tujuh orang warga yang terseret arus banjir bandang yang meluap dari aliran Sungai Cukangaleuh. Ketujuh korban sempat menghilang dan membuat warga panik mencari keberadaannya. Dari ketujuh korban, tiga di antaranya kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi.

Tiga korban kritis yakni atas nama Ujang Pakot (39 tahun), Eneng (istri), dan Esti (anak). Para korban mengalami syok berat.

Sedangkan di RT 1/5, lahan pertanian milik warga mengalami rusak berat karena tertimbun lumpur. “Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Apip, warga setempat.

Sekretaris Desa Ciherang Pondok, Nanad, menambahkan, dari data sementara sedikitnya ada tiga rumah yang rusak berat, empat unit mobil, serta tujuh korban luka-luka.

“Banjir bandang ini diduga akibat saluran air terbendung oleh pengerjaan proyek tol Bocimi. Tanah tebing ikut ambrol karena tak kuat menahan volume air dan terbawa luapan ke permukiman warga,” ungkapnya. (wan)