Hallobogor.com, Bogor – Rapat antara Komisi II DPRD Kota Bogor dengan PT Galvindo, Senin (23/4/2018), sempat diwarnai ketegangan. Kedua belah pihak bersitegang lantaran terjadi kesalahpahaman saat membahas kondisi pasar Tehnik Umum (TU) yang berlokasi di Jalan Kemang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Anita Prihapsari Mongan, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, awalnya mereka tidak memahami hak dan kewajiban mereka. “Yang mereka pahami hanya tanah itu merupakan sumbangan dari mereka dan gedungnya pun dibangun oleh mereka. Mereka merasa tidak paham dengan isi perjanjian itu. Tapi pada akhirnya, setelah kami coba jelaskan mereka paham dan Insya Allah mereka segera menyerahkan kepada Pemerintah Kota Bogor,” ungkapnya.

Anita melanjutkan, menurut pengakuan pihak Galvindo tidak paham dengan perjanjian itu. Yang mereka pahami di awal adalah bahwa penyerahan pengelolaan pasar itu berarti semua hak untuk menyewakan kios dan hak atas lahan diambil juga oleh Pemkot. 

“Untuk itu kami tekankan bahwa sesuai perjanjian, hak menyewakan dan hak guna bangunan (HGB) itu belum berakhir. Jadi jangan kuatir. Yang diserahkan hanyalah pengelolaan pasar seperti keamanan, kebersihan, dan parkir,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, pihak Galvindo meminta dikawal jika pengelolaan pasarnya diserahkan ke Pemkot. Mereka pun berharap Pemkot akan membantu menyewakan semua kios dan Los supaya laku dan mereka tidak  mau merugi. 

“Maklumlah namanya juga pelaku bisnis, ya harus untung dan mereka berharap agar pegawai mereka yang berjumlah 200 orang itu dapat terus diberdayakan dalam pengelolaan pasar nanti yang akan dikelola oleh Pemkot,” tambah Anita.

Setelah melewati pembahasan yang alot, akhirnya semua pihak sama-sama paham bahwa harus segera menyerahkan pengelolaan pasar itu ke Pemkot dan segera menandatangani berita acara serah terima. 

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua komisi II Anita, didampingi oleh anggota komisi yaitu Edi Darmawansyah, Narsisnya Mardinus Haji Tulis dan Atmaja, sedangkan dari PT Galvindo adalah Hendraka Kasim Ditektur utama (Dirut) PT Galvindo, dan Abu sebagai asisten.(dns)