Hallobogor.com, Kota Bogor – Petugas Satlantas Polresta Bogor Kota, DLLAJ Kota Bogor, dan Denbekang Korem 061/SK menggelar operasi gabungan. Hal itu dilakukan dalam rangka menertibkan Angkutan Kota (Angkot) di wilayah Kota Bogor.

Kegiatan operasi diawali dengan pemberian arahan oleh Kapolresta Bogor Kota, AKBP Suyudi Ario Seto dan juga Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kapolresta menekankan kepada personel yang melaksanakan operasi agar benar-benar menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh dan tidak berkompromi dengan sopir angkot yang kendaraannya ditindak oleh petugas.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, AKP Bramastyo Priaji mengatakan, bahwa untuk penertiban kali ini petugas menyasar kepada angkot-angkot yang tidak dilengkapi oleh surat-surat kendaraan.

“Untuk lokasi penindakan, dikembalikan lagi kepada personel yang melaksanakan. Sasarannya adalah angkot-angkot yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, seperti STNK, SIM maupun KIR,” ujarnya, Kamis (08/12/2016).

Setidaknya terdapat 70 unit angkot dari berbagai trayek terjaring dalam operasi tersebut tidak dilengkapi oleh surat-surat kendaraan. Angkot-angkot ini kemudian dibawa ke Markas Denbekang di Teplan, untuk didata dan diperiksa nomor mesin serta nomor rangka guna keperluan identifikasi.

Angkot-angkot tersebut selanjutnya bila akan diambil oleh pemiliknya harus mengikuti sejumlah proses. Seperti mengikuti sidang tilang di pengadilan serta melakukan verifikasi di DLLAJ dan Polres.

“Angkot-angkot yang disita kami amankan di Denbekang. Prosesnya setelah mengikuti sidang tilang pada Jumat minggu depan, nantinya pemilik kendaraan harus melakukan verifikasi KIR di Kantor DLLAJ dan verifikasi ranmor di Unit Tilang Polresta Bogor Kota. Setelah dilengkapi baru pemilik bisa mengambil kendaraannya di Denbekang,” tuturnya. (ris)