Hallobogor.com, Bogor – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Bogor menggelar “Pelatihan Olahraga Tradisional bagi Guru Madrasah se-Kota Bogor Tahun 2018″. Kegiatan dipusatkan di Aula DPD KNPI, Komplek GOR Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (7/4/2018).

60 orang guru madrasah ikut ambil bagian dalam pelatihan permainan olahraga tradisional ini. 

“Kegiatan ini merupakan upaya sosialisasi kepada guru-guru madrasah agar mereka mengetahui lebih jauh nilai dan kandungan kearifan lokal dalam olahraga tradisional yang kita miliki,” ujar Ketua DPD PGM Indonesia Kota Bogor, Hasbulloh.

Ia mengatakan, melalui pengenalan olahraga tradisional ini para guru diharapkan mampu mengajak peserta didik untuk mengendalikan dan mengurangi dampak negatif melalui media gadget yang hanya mengakibatkan anak menjadi pasif, kurang bergerak, malas, dan akhirnya tidak sehat. 

Acara yang dibuka oleh Ana Ismawati,  Kabid Pembudayaan Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor ini merupakan upaya sosialisasi mengenal olahraga tradisional yang telah dibakukan oleh Kemenpora sebagai budaya bangsa dan peninggalan nenek moyang.

Olahraga tradisional yang diperkenalkan antara lain Tarompah, Hadangan atau Galasin, Dagongan dan Enggrang. “Kegiatan ini menjadi taktis karena selain untuk meningkatkan SDM guru madrasah, mengarahkan siswa agar mampu mengimbangi dampak buruk gadget dan terpenting adalah menjaga aset budaya,” tambah Irfan Widia Rahmat, Sekretaris DPD PGM Indonesia Kota Bogor.

Irfan menguraikan, kegiatan pelatihan ini akan dilanjutkan dan diaplikasikan kepada peserta didik melalui kegiatan seleksi lomba yang akan digelar pada 14 April 2018 mendatang di GOR Pajajaran, sebelum akhirnya akan digelar Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Kota Bogor pada 19 April 2018 untuk mendapatkan peserta yang siap dikirim ke tingkat Jawa Barat. (dns)