Hallobogor.com, Bogor– Puluhan lapak yang dibangun permanen milik pedagang tanaman hias dan penjual batu alam di sepanjang Jalan Pajajaran, Kota Bogor, dibongkar paksa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bogor, Selasa (06/09/2016).

Pembongkaran kepada pelaku usaha tanaman hias karena sudah melewati batas waktu peringatan yang diberikan kepada para pedagang untuk membongkar lapaknya sendiri.

Menurut Kasatpol PP Herry Karnadi, peringatan terkait penertiban ini sudah dilakukan sejak bulan Juli. Karena pemilik tidak beritikad baik untuk membongkar tempat usahanya, maka dilakukan pembongkaran paksa.



Mantan Kabag Tapem Setdakot Bogor, mengatakan, dilokasi penertiban banyak lapak bangunan yang permanenkan pemiliknya. Bahkan pemilik membuat kamar tidur, toilet berikut wc didalam bangunan tersebut. Selain itu, bangunan memiliki kilometer listrik yang dipasang sendiri sehingga mereka bisa menjalankan aktifitas usahanya selama 24 jam penuh di lokasi.

Untuk selanjutnya, lanjut Herry, para pedagang tersebut diminta segera memindahkan dagangannya ke Jalan R3. Sebagaimana Walikota dalam hal ini sudah menetapkan untuk sentra penjualan tanaman hias itu dipusatkan di Jalan R3.

“Karena kawasan R3 itu semua pedagang tanaman hias dan tanaman potong dikumpulkan dalam satu kawasan. Setelah dilakukan penertiban ini, tambah semua lokasi eks pedagang tanaman hias akan ditata oleh DKP untuk dijadikan lokasi penghijauan atau taman,” jelas Herry yang juga pernah menjabat Camat Bogor Selatan. (dan).