Hallobogor.com, Bogor – Polres Bogor, Jawa Barat, menyelidiki puluhan peluru yang ditemukan di samping pagar pembatas tol Jagorawi. Penyelidikan sementara menyebutkan peluru-peluru itu biasa digunakan anggota TNI dan Polri.

Rinciannya peluru berjumlah 42 butir FN kaliber 9 milimeter yang biasa digunakan prajurit TNI. Sementara satu butir lain merupakan peluru untuk senapan jenis Colt kaliber 38 mm yang biasa dipakai anggota Polri.

“Tapi kami belum bisa menyebutkan atau memastikannya. Perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui asal-usulnya,” ujar Wakil Kepala Polres Bogor Kota, Komisaris Polisi Irwansyah di Mako Polres Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, seperti dikutip Halloapakabar.com, selasa (12/7/2016).



Dua jenis peluru tersebut juga dapat dimiliki secara legal oleh warga sipil, dengan izin dari kepolisian. Namun tidak boleh disimpan, harus dititipkan ke polisi. “Kalau untuk warga sipil biasanya digunakan untuk olahraga menembak,” kata Irwan.

Kepolisian Resor Bogor Kota sudah memeriksa sejumlah saksi penemuan peluru. Untuk memastikan asal-usulnya peluru akan dibawa ke Mabes Polri untuk uji lab.

Sebanyak 43 peluru aktif ditemukan warga dan dilaporkan ke polisi pada Senin 11 Juli kemarin. Peluru dibungkus kantong plastik dan dimasukan ke dalam tas yang bewarna hitam. (har/hlb)