Hallobogor.com, Bogor – Kawasan Puncak membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Sebab, daerah yang sering dikunjungi oleh wisatawan nusantara dan mancanegara itu sudah mengalami kerusakan lingkungan yang cukup parah.

“Kawasan Puncak butuh perlindungan dan pengaturan dengan regulasi khusus, utamanya dari Pemkab Bogor. Kerusakan Puncak sudah parah. Ini dibuktikan dengan hasil kajian Walhi Jawa Barat yang menyatakan bahwa Puncak mengalami 75 persen kerusakan lingkungan dan itu harus menjadi catatan bagi pemerintah daerah mengingat Puncak sendiri sebgai wilayah resapan air,” ungkap Direktur Bidang Lingkungan Hidup LSM Budgeting Analisis Center (Bancet), Rudi Mulyana.

Rudi Mulyana menjelaskan, perlunya regulasi khusus juga mengingat Puncak merupakan daerah wisata yang mengundang magnet para insvestor untuk berinvestasi. “Salah satu contoh, maraknya hotel dan vila sehingga apabila tidak dibatasi maka100 persen resapan air akan hilang,” tegasnya.



Selain maraknya bangunan liar, kata Rudi, banyaknya wisatawan dari luar daerah bahkan mancanegara itu bisa berdampak terhadap sosial dan mengancam kearifan lokal.
“Kawasan Puncak harus mempunyai regulasi khusus yang diselaraskan dengan aturan pusat dengan lahirnya Keppres Nomor 44 Tahun 1999,” ujarnya. (cep)