Hallobogor.com, Megamemdung – Jajaran instansi pemerintahan dari tingkat desa hingga Pemerintah Kabupaten Bogor tengah siaga menghadapi bencana alam. Termasuk, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Unit Ciawi yang kini dalam situasi siaga. Sesuai kewenangannya, PUPR Unit Ciawi memperbaiki jalur-jalur jalan agar terbebas dari longsor maupun memudahkan dalam mengantisipasi jika terjadi longsor menimpa badan jalan.

Jalur Cokopo Selatan sepanjang 12 kilo meter mulai dari Seuseupan Ciawi hingga di Cisarua menjadi prioritas para petugas PUPR Ciawi. Selain jalan itu menjadi jalan utama mengurai kemacetan di Jalan Raya Puncak, di beberapa titik masih terdapat tebing rawan longsor.

“Ada dua titik di Jalan Cikopo Selatan yang tebingannya rawan longsor. Yaitu di daerah Desa Sukagalih. Di wilayah itu ada dua titik yang tebingan badan jalannya rawan longsor. Dan untuk ini kita selaku pengawas dari PUPR Ciawi selalu siaga melakukan pemantauan,” ujar Pengawas PUPR Unit Ciawi, Maman Daud.



Sementara itu, terkait badan Jalan Cikopo Selatan yang sebagiannya memgalami kerusakan, Maman Daud yang juga sebagai Ketua Paguyuban Pengawas PUPR Kabupaten Bogor menerangkan, mulai dari wilayah Sukagalih hingga di Desa Kopo, Kecmatan Cisarua pada tahun 2020 ini akan dilakukan perbaikan dengan menggunakan beton dan hotmiks.

“2020 mulai dari Sekagalih hingga di Desa Kopo Cisarua akan dilakukan perbaikan yang ditangani oleh pemborong. Sementara badan jalan yang sudah diperbaiki akhir 2019 mulai dari Sukamaju hingga di Sukamanah masih dalam tanggung jawab pihak pemborong. Kita lihat hasil pekerjaannya ada yang rusak dan itu akan diperbaiki oleh pemborongnya,” pungkas Maman Daud. (dang)