Hallobogor.com, Bogor – Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) beberapa sekolah dan universitas mulai mendatangkan tenaga pengajar asing untuk diajak bekerjasama dengan tenaga pengajar dalam negeri, agar bisa saling bertukar ilmu pengetahuan serta informasi. 

Hal itu pula yang mendorong Putera Sampoerna Foundation yang menaungi Sampoerna University dan Sampoerna Academy dalam mendatangkan para pengajar bersertifikasi internasional dengan pengalamanan mengajar di berbagai negara. Tahun 2016 ini PSF sedikitnya mendatangkan tiga orang tenaga pengajar dari luar negeri.

Kehadiran para tenaga pengajar ini merupakan wujud nyata komitmen Sampoerna University dan Sampoerna Academy dalam memberikan pendidikan berkualitas dan berstandar internasional guna menciptakan generasi muda Indonesia yang berkaliber tinggi. 

“Kehadiran para tenaga pengajar yang bersertifikasi secara internasional ini diharapkan selain dapat memberikan ilmu yang bermanfaat, mereka juga dapat saling bertukar ilmu pengetahuan seputar penerapan dan pengembangan pendidikan di taraf global dengan tenaga pengajar lainnya yang berasal dari dalam negeri hingga mampu menciptakan siswa yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” kata Wahdi Salasi April Yudhi, Rektor Sampoerna University, seperti dikutip Halloapakabar.com

Sampoerna University dan Sampoerna Academy mengadopsi sistem pendidikan Amerika berbasis Science, Technology, Engineering, Art and Math (STEAM).  Hal ini dilatarbelakangi oleh data dari National Science Foundation yang mengatakan bahwa 80% pekerjaan di Indonesia dalam 10 tahun ke depan memerlukan sumber daya manusia dengan kompetensi STEAM.

Kompetensi tersebut sangat berkaitan dengan Indonesia yang semakin fokus meningkatkan pembangunan ekonomi dan tentunya proyek-proyek infrastruktur.

Lewat metode pembelajaran STEAM setiap murid akan diberikan materi lintas ilmu dengan mengedepankan kolaborasi kerja dan kemampuan sosial yang tinggi. Sistem ini dipercaya dapat memicu para murid untuk menjadi lulusan yang work-ready dan world-ready.

Menjalankan sistem pendidikan ini, Sampoerna University dan Sampoerna Academy ditunjang dengan beragam fasilitas teranyar serta tenaga pengajar berkualitas tinggi yang menyandang gelar Master dari beberapa universitas ternama di dunia guna mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia.

Berikut biodata singkat tiga tenaga pengajar yang hadir di Sampoerna University dan Sampoerna Academy:
1. Surya D. Liman, Ph.D., P.E.Surya D. Liman, Ph.D, P.E. meraih gelar Doktoral di University of Florida pada tahun 1991. Liman yang mengantongi sertifikasiTexas Professional Engineer, juga merukapan CEO dari Lvfan Environmental Technology, Tiongkok sejak 2014 hingga saat ini.

2. dr. Ammar M. Aamer
Menyandang gelar Doktoral bidang Teknik Industri dan Informasi dari The University of Tennessee, Ammar M. Aamer telah berpengalaman menjadi konsultan untuk lebih dari 30 perusahaan lokal dan internasional seperti GAP, Volvo, Vinylex, dan Panasonic. Aamer juga berkontribusi dalam bidang akademik dan meraih penghargaan tingkat internasional dari United Nation Development Programme (UNDP).

3. Paul L. Hudson. Jr., Ph. D.Paul L. Hudson meraih gelar Doktoral bidang Administrasi Bisnis di University of Hawaii dan Master bidang Marketing Management di The Ohio State University. Berbekal keahlian di bidang bisnis dan manajemen, ia menjadi Manager sekaligus Trainer untuk Bank HSBC Jakarta. Hudson telah berkontribusi pada pendidikan Indonesia sejak 1997 dengan menjadi pengajar dan kontributor buku teks Bahasa Inggris untuk beberapa institusi pendidikan Jakarta seperti Sekolah Dian Harapan dan LIA Foundation. (cep)