Hallobogor.com, Bogor – Kurang lebih 650 orang Ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, telah terlindungi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Camat Bogor Utara, Atep Budiman, mengatakan, program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya ini merupakan tindaklanjut program yang digagas oleh Pemerintah Kota Bogor agar perangkat kelurahan tercover BPJS Ketenagakerjaan karena mereka termasuk pekerja sosial.

“Para pekerja sosial ini perlu dilindungi sehingga dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat berjalan lancar, selamat, dan sehat,” ujarnya.

Atep mengatakan, para perangkat kelurahan ini dilindungi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Untuk iuran premi per bulan Rp16.800 dibayarkan oleh Pemkot Bogor melalui pemotongan biaya operasional yang biasa diterima oleh mereka setiap bulannya.

“Ini hasil kesepakatan bersama, dan kebetulan tahun 2018 ada kenaikan biaya operasional Rp100 ribu. Jadi premi per orang itu Rp16.800 per bulan. Mereka sudah terdaftar sejak Januari dan Bogor Utara jadi pilot project dalam BPJS Ketenagakerjaan,” tandas Atep.(dns)