Hallobogor.com, Kota – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia bersama dengan 8 pabrik Aqua Grup yang beroperasi di wilayah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan penandatangan kerja sama. Kemen LHK dan Aqua meneken Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT), untuk berkontribusi pada pengelolaan lima sub-Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jabar.

Kerja sama ditandatangani oleh Kepala Balai Pengelolaan DAS (BPDAS) Citarum-Ciliwung, Ir. R. Dodi Susanto dengan Kepala Pabrik Aqua Mekarsari, Yandri Nursal; Kepala Pabrik Aqua Babakanpari, Obrin Sualang; Kepala Pabrik Aqua Subang, Joko Prasojo; Kepala Pabrik Aqua Ciherang, Vijaya Anggraeni; Kepala Pabrik Aqua Citeureup, Tatang Sondana; Kepala Pabrik Aqua Cianjur, Sonny Hermanto; Kepala Pabrik Aqua Bekasi, Krishna Wijayanti, dan Kepala Pabrik Aqua Lido, Pramudya. MoU diteken di Hotel Pangrango 2 Kota Bogor pada Selasa malam (28/7).

Penandatanganan ini disaksikan pula oleh Dirjen DAS Hilman Nugroho, Kepala BPLH Jabar, serta sejumlah Kepala BLH di Jabar di antaranya Kepala BLH Kabupaten Bogor, Roni Sukmana.



Pimpinan Aqua Grup, Parmaningsih Hadinegoro mengatakan, RPP dan RKT ini merupakan kelanjutan dari MoU antara Kemen LHK dan PT Tirta Investama (Aqua Grup) yang diteken tahun 2014 lalu. Menurutnya, pengembangan program bersama ini merupakan komitmen perusahaan untuk turut menjaga kelestarian DAS di Indonesia.

“Pengelolaaan sub-DAS yang kami lakukan melalui berbagai program sosial dan lingkungan ini kami harapkan didukung pemerintah dan semua elemen masyarakat untuk melakukan konservasi bersama. Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan di 17 pabrik Aqua di seluruh Indonesia,” katanya.

Pengelolaan DAS ini, lanjutnya, merupakan bagian dari keberlanjutan program Aqua Lestari untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian air.

Dijelaskannya, Aqua Grup telah dan akan terus melakukan upaya konservasi hutan, air, dan tanah. Sejak 2006, Aqua telah menanam 2 juta pohon dan berkomitmen untuk terus menanam 240 ribu pohon setiap tahun. Bersama multipihak, Aqua telah membuat 23 ribu lubang biopori, 550 sumur resapan serta 3 embung.

Sementara itu, Kepala BPDAS Citarum-Ciliwung, Dodi Susanto, menyatakan, kemitraan antara pemerintah dan Aqua dalam pengelolaan lima sub-DAS di Jabar ini merupakan wujud nyata dan langkah maju dalam upaya pelestarian lingkungan secara bersama-sama. “Kami berharap langkah Aqua ini diikuti oleh industri-industri lainnya di Jabar,” harapnya. (cep)