Hallobogor.com, Bogor – Warga Kota Bogor yang merasa sudah melakukan perekaman namun belum memperoleh fisik elektronik-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) diminta untuk mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Dody Achdiat mengatakan, warga Kota Bogor dipersilahkan untuk datang ke kantor Disdukcapil. Tercatat ada 10.000 orang dengan data yang sudah disimpan.

“Nantinya akan disamakan data dengan permintaan cetak kalau tidak ada datanya berarti perekaman baru dan akan dicetak pada tahap berikutnya. Dilakukan pengecekan sebelum mendapatkan nomor antrian,” terangnya.

Untuk perekaman dari tahun 2012 hingga 2015, lanjut Dody, disediakan loket khusus untuk pencetakan e-KTP dengan kapasitas kemampuan mencetak 500 e-KTP/hari. Sementara warga sendiri akan diberikan waktu hingga akhir September 2016.

“Sesi kedua yang baru rekam, KTP yang rusak dan merubah elemen data dipersilahkan mencetak. Dari pusat dijatah hanya 10.000 blangko e-KTP dari bulan Oktober hingga November 2016,” imbuhnya.

Dody juga menjelaskan, bahwa pihaknya tengah menunggu penyaluran blangko selanjutnya. Saat ini, dilakukan pula penyisiran dengan mobil pelayanan keliling untuk menuntaskan perekaman e-KTP di Kota Bogor, disamping pelayanan Disdukcapil di kecamatan dan mall (BTM).

“Kami akan tuntaskan untuk e-KTP ini. Jadi kami berharap dukungan dari masyarakat juga,” ujarnya.

Untuk diketahui, Disdukcapil mencatat ada sekitar 50.000 e-KTP yang belum dicetak dari tahun 2012 hingga 2015. Hal ini dikarenakan beberapa kendala salah satunya keterbatasan pasokan blangko e-KTP. Untuk tahun 2016 warga yang sudah direkam sekitar 40.000 orang dan pencetakan pada November 2016 atau menunggu penyaluran blangko e-KTP. (hrs).