Hallobogor.com, Megamendung – Di sepanjang jalur Jalan Raya Puncak dan jalur Bocimi terdapat beberapa Sekolah Dasar (SD) yang berdiri di tepi jalan raya. Selain kerap memacetkan jalan, kondisi ini cukup membahayakan.

Pantauan Halloapakabar.com menunjukkan, ribuan murid, guru, dan orangtua wali murid SD selalu berkerumun di bibir jalan dari pukul 07.00 wib sampai pukul 14.00 wib. Di beberapa sekolah, terlihat puluhan kendaraan roda dua dan roda empat parkir di badan jalan. Selain lalu lalang menyeberang jalan, kondisi makin semerawut akibat mangkalnya pedagang.

Di jalur Bocimi, kondisi itu menjadi pemandangan sehari-hari di SDN Telukpinang dan SDN Cikereteg 01 dan 02. Sedangkan di Jalan Raya Puncak terdapat SDN Ciawi 01, 02, 03, SD Cipayung 01, 02, 03, dan 05 serta SDN Tugu Selatan.

Jika tak segera direlokasi, keselamatan ribuan murid, guru, dan wali murid terancam. Terlebih di Jalan Raya Puncak jika sedang diberlakukan sistem satu arah (one way).

Sementara ini, pihak sekolah hanya mengandalkan pengawasan dari wali murid pengantar anak dan petugas penyeberang jalan.

“Saya harus melakukan pengawalan kepada anak setiap hari karena bangunan sekolah di tepi jalan raya. Kami berharap pemerintah serius dengan rencana yang akan memindahkan (relokasi) gedung sekolah,” harap Heni, orangtua wali murid asal Cisarua.(dang)