Hallobogor.com, Bogor – Jelang peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-72 tanggal 03 Januari 2018, ribuan guru madrasah yang terwadahi dalam Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kota Bogor melaksanakan jalan sehat dan family gathering.

Mereka start dari GOR Pajajaran melintasi Jalan Ahmad Yani menuju ke pintu masuk KRB, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Selain guru madrasah dan kepala Madrasah, event ini diikuti pula oleh sejumlah kiai, pimpinan pondok pesantren, pimpinan KBIH, unsur Muspida Kota Bogor, serta tokoh masyarakat Kota Bogor. Nampak hadir Wali Kota Bogor Bima Arya, Anggota DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat H. A. Buchori, KH Baedowi, Kepala Kankemenag Kota Bogor H. Ansurullah, Ketua DMI Kota Bogor KH Ade Syarmili.

Peserta jalan sehat juga berkesempatan mendapatkan doorprize, di antaranya 4 paket umroh gratis, sepeda motor, lemari es, mesin cuci, sepeda, televisi, dan lain-lain.

Salah satu perserta bernama Eddy mengucapkan rasa syukur dan menjadi keberkahan karena berhasil memboyong hadiah satu unit sepeda motor.

Ketua PGM Indonesia Kota Bogor, H. Hasbulloh mengatakan jumlah peserta yang ikut dalam acara jalan sehat ini lebih dari 2.000 orang. “Rangkaian peringatan HAB Kemenag ini dilaksanakan dengan berbagai kegiatan dari bulan November 2017, seperti Lomba Pekan Olah Raga bagi seluruh stakeholder Kementerian Agama serta lembaga-lembaga di Kota Bogor dan kemudian agenda bhakti sosial, dzikir, dan tasyakuran di masing-masing stakeholder dan pada tanggal 3 Januari 2018 nanti mengadakan upacara peringatan, kemudian tanggal 7 januari akan mengadakan jalan sehat kerukunan tingkat Jawa Barat,” kata Hasbulloh.

Acara ini dapat terselenggara atas kerja sama dari berbagai pihak antara lain Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Agama, PGM Indonesia, DMI Kota Bogor, Forum Pondok Pesantren, Forum olah raga rekreasi masyarakat Indonesia (FORMI)dan lembaga lembaga lainnya. 

“Kami menyelenggarakan ini untuk syiar bahwa stakeholder Kementerian Agama bisa eksis di mana pun berada. Kebersamaan masyarakat dengan para guru terlihat kuat. Targetnya ke depan komitmen guru madrasah dan stakeholder Kemenag sesuai tema, menebar kedamaian dan tageline bersih melayani,” ujarnya.

Hasbulloh menambahkan, saat ini jumlah madrasah di Kota Bogor semakin bertambah dan semakin dipercaya oleh masyarakat. “Kami berharap pemerintah daerah pun dapat memberikan perhatian dan kesejahteraan bagi guru madrasah di Kota Bogor,” pungkasnya. (dns)